-->

Mengenal Apa Itu Deep Web, Sisi Gelap dari Internet dan Bahayanya

Yo ketemu lagi sama admin tampan ini hehe, kali ini saya akan membahas mengenai apa itu deep web, sisi gelap dari internet dan bahanya, setelah kemarin saya memposting postingan pertama saya dengan perkenalan, sekarang ini postingan kedua saya yang akan membahas, yah si deep web itu hehe, lanjut aja jangan basa-basi.

Pernah engga kalian mendengar deep web itu berbahaya?, coba aja kalian searching di google dengan keyword "Deep Web Bahaya", Pasti nanti banyak sekali artikel yang menyebutkan bahwa deep web Terlarang. Yup, terlarang karena sebagian besar dari mereka akan melarang siapapun untuk memasuki si deep web itu dengan alasan keamanan. Apakah informasi itu benar?. Mari kita bahas! Hehe.

Sebelum kita membahas apakah informasi tersebut benar tidaknya, alangkah baiknya kita memahami dulu apa itu Deep Web. Menurut Wikipedia bukan menurut saya ya, Deep Web itu sendiri dikenal dengan nama Deepnet, Darknet, Invisible Web, Undernet atah Hidden Web. Deep Web merupakan dari Word Wide Web (www) tetapi tidak termasuk kedalam internet yang dapat dicari dengan mudah, kenapa?. Karena Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer tidak dapat lagi dijangkau melalui internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk menukarkan data, yang dapat digolongkan sebagai bagian kecil dari Deep Web.

Jadi kesimpulannya Deep Web juga bagian dari Word Wide Web (www) yang tidak terindex oleh mesin pencarian seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain.

Sebenarnya situs lokal internet juga termasuk dalam jaringan Deep Web, Contohnya aja server kampus, kantor dan aplikasi online, yang hanya bisa di akses oleh orang kantoran. Aplikasi private message juga termasuk, karna semua chatingan kita tidak bisa ke index di mesin pencarian.

Jadi apa yang berbahaya di Deep Web? Tidak ada !!

Apa itu Darknet?
Darknet atau Dark Web adalah jaringan overlay (lapisan) yang hanya dapat di akses oleh perangkat lunak tertentu, konfigurasi, atau otoritas, seringkali menggunakan protokol dan port komunikasi non-standars. Ada dua tipe dakrnet tipikal yaitu jaringan friend-to-friend (biasanya digunakan untuk berbagi file dengan koneksi peer-to-peer) dan jaringan privasi seperti tor.

Jadi apa yang ada di dalam darknet?
Darknet itu sendiri dapat dijadikan atau digunakan dengan berbagai alasan, seperti:
  • Kejahatan komputer seperti cracking, file corruption dan lain-lain.
  • Melindungi para pembangkang dari pembalasan politik.
  • Berbagi file seperti warez, file pribadi, pornografi, file rahasia, perangkat lunak ilegal atau palsu dan lain-lain.
  • Untuk lebih melindungi hak privasi warga dari pengawasan massa dan target.
  • Penjualan barang terlarang di pasar gelap.
  • Whishtleblowing dan kebocoran berita.
  • Jual beli barang ilegal atau jasa ilegal.
  • Melatih Hak Asasi Manusia (HAM) seperti hak untuk berbicara atau kontrak bebas dari gangguan komersial atau negara.
  • Menolak untuk menyetujui pengawasan pada jaringan komunikasi dimana tidak ada hak secara resmi diakui atau dihormati  antara penyedia layanan dan pengguna akhir.

Jadi apa perbedaan Deep Web dan Darknet?
Darkner dibangun untuk melindungi privasi dan kadang-kadang dieksploitasi oleh para penjahat untuk berdagang secara ilegal.

Sedangkann Deep Web hanyalah konten yang tidak dapat diakses oleh mesin pencarian, membuatnya sedikit lebih sulit untuk diungkapkan.

Jadi apakah Deep Web itu berbahaya?
Jawabannya tentu tidak!!.

Berarti Darknet yang berbahaya? 
Sebenarnya darknet itu tidak berbahaya, cuman penduduknya yang berbahaya. Berbahaya kalau kalian tidak tahu apa yang kalian lakukan (Jalan-jalan di darknet). Jika kalian sudah tahu apa yang kalian lakukan, maka darknet tidak berbahaya (bagi kalian yang sudah mengerti).

Nah mungkin sekian dulu artikel tentang Deep Web ini, bila ada saran atau kritik silahkan berkomentar, kata saya juga jangan sungkan untuk berkomentar ya. Ok saya akhiri aja artikel ini ya, tunggu postingan selanjutnya saja. Terimakasih!

0 Response to "Mengenal Apa Itu Deep Web, Sisi Gelap dari Internet dan Bahayanya"

Post a Comment